Mengenal Kang Aris, Sosok Pria Inspiratif dan Kreatif

  • Aug 15, 2023
  • RIYANTO

Aris Taufiq Febrianto atau yang akrab disapa Bang aris  ini, merupakan salah satu Warga Mojokerto Kelurahan wates . Saat ini ia tengah fokus menjadi seorang content creator, menulis Berita, mengisi radio Online, serta menjadi Inisiator Komunitas Aksi Lingkungan.(WALANTARA JAWA TIMUR MOJOKERTO KOTA) Selain itu, saat ini dirinya juga sedang melakukan intern di Media Online ghiatnews.my.id menjadi bagian Wk Kaperwil Jawa timur sekarang dia menjadi Sekretaris Organisasi KIM Wates

( Dewa Milenial)

Membahas perihal aris yang merupakan salah satu cerminan pria aktif dan kreatif, hal tersebut dapat terlihat karena dirinya memiliki minat serta bakat dalam bidang seni menulis. Hal tersebut pula yang mendorong dirinya untuk terjun ke dalam dunia media. Diawali pada tahun 2013, dirinya bergabung pada suatu organisasi, dan Aris membuat konten-konten yang disebarkan di Laman Beritanya  organisasi tersebut. Hingga setelah lengser dari kepengurusannya, aris mulai untuk membuat konten digital berupa tulisan yang dirinya buat lewat media onlinenya, yaitu ghiatnews.my.id.

 

“Berawal dari suka Membaca dan menulis, terus aktif di organisasi yang memang aku ikut menggambar juga, akhirnya setelah itu aku mulai membuat konten tersebut di media onlinenya  aku sendiri, dan isi kontenku tidak hanya sekadar konten fun saja, tetapi juga ingin menyebarkan kepedulian dan juga informasi kepada pengikutku maupun masyarakat luas,” jelasnya.

Tidak hanya aktif sebagai content creator, dirinya juga aktif di bidang menulis, khususnya menulis Berita, hal tersebut pula yang mendorongnya untuk terjun ke dalam dunia menulis secara serius. Bagi dirinya, dengan menulis berita  merupakan suatu wadah dalam menyalurkan segala isi maupun imajinasi yang ada di dalam pikirannya.

 

“Mulai menulis itu sejak SMA, karena awalnya suka menulis tapi random sesuai mood, jadi hanya melampiaskan yang ada di pikiran ke dalam bberita, karena berita itu tempat ternyaman untuk aku menulis. Sebenarnya platform ghiatnews.my.id merupakan suatu wadah untuk menumpahkan semua pikiran dan imajinasiku,” ucapnya.

Mengenai konten digital yang dirinya buat, ternyata hal tersebut juga berkaitan dengan aktifnya aris menjadi inisiator dalam pembuatan komunitas yang bernama “Aksi lingkungan”. Diawali dengan isu mengenai pengendalian Sampah, terkhusus popok bayi. aris dan teman-teman komunitasnya melakukan kampanye mengenai hal tersebut. Dirinya mengatakan, masih jarang orang-orang tahu dan peduli akan isu tersebut. Selain itu, informasi yang belum secara masif disebarkan, mendorong Aris untuk membuat konten digital tentang pengendalian Popok Bayi tersebut. Dirinya mendalami informasi serta mencoba fokus untuk membahas isu tersebut, melalui Beritanya.

 

“Tantangan atas semua aktivitas yang dijalani ya diri sendiri gitu, karena kadang tidak bisa memahami diri sendiri, mungkin ada niat yang salah sehingga aktivitas yang dilakuin itu sia-sia. Jadi, niat dan konsistensitasnya yang menjadi tantangannya, terkadang kendor jadi engga bisa secara teratur, dan kadang semangat diawal terus kendor,” ujarnya,

Dirinya juga berbagi tips bagi yang juga ingin melakukan kegiatan seperti yang ia lakukan, atau pun melakukan kegiatan positif lainnya, yaitu dengan fokus dengan apa yang dimiliki dan dilakukan, ditambah dengan kemauan. Hal tersebut tentu akan menghasilkan sebuah karya yang bagus juga.

 

“Tipsnya dari aku yaitu lakukan semua apa yang ingin dilakukan, jangan pernah memikirkan keterbatasan dari kekurangan apapun yang dimiliki. Jadi, jangan fokus di kekurangan kita, tapi fokus terhadap apa yang kita punya dan apa yang kita bisa, juga kita mau melakukan semua itu,” ujarnya.

Dirinya berpesan, berkarya itu bukan suatu hal yang terbatas, baik menjadi seorang content creator atau penulis berita, atau hal lainnya. Akan tetapi, juga bisa memberikan manfaat bagi masyarakat dan agama. Selain itu, jangan puas hanya pada pelajaran yang didapat di mana saja, cobalah untuk mendapat pelajaran atau pengetahuan di luar Sekolah, karena banyak hal yang bisa dipelajari untuk menjadi manusia yang penuh manfaat.red